siku-siku berikut :

L = 2L1 + L2
(a + b)2 = 2ab + c2
sinus lurus
Blog ini berisi tentang masalah matematika yang sederhana, tetapi sangat mendasar. Isinya antara lain pembuktian rumus-rumus matematika yang jarang diketahui para siswa atau bahkan guru sekalipun. Selain itu juga ditampilkan matematika yang unik, seperti angka berulang, hitungan unik, dan lain-lain

Luas segitiga sering dituliskan ½ alas ´ tinggi.
Rumus ini begitu mudah dibuktikan.
Jika segitiga tersebut segitiga siku-siku maka pembuktiannya sebagai berikut

Tampak bahwa luas yang diarsir adalah setengah luas persegi panjang sehingga L = ½ a´t
Jika segitiga tersebut merupakan segitiga lancip maka buktinya sebagai berikut 
Luas ABCD = yt ¾® LI = ½Luas ABCD = ½ yt
Luas CDEF = xt ¾® LII = ½Luas CDEF = ½ xt
Luas DACE = LI + LII = ½ yt + ½ xt = ½ (y + x) t = ½ at
Untuk segitiga tumpul, luasnya tetap ½ at dengan bukti sbb :
Luas DPQS = Luas DPRS -
Luas DQRS = ½ (a + b)t - ½ bt = ½ at + ½ bt - ½ bt = ½ at
Pada segitiga ini pasti bisa disimpulkan kalau a2 + b2 = c2 Tapi bagaimana membuktikan rumus ini ?
Salah satu bukti adalah sbb :

KL = LM = MN = NP = c
SM = TN = UK = VL = b
SL = TM = UN = KV = a
ST = TU = UV = VS = b – a
Luas DSLM = Luas DTMN = LuasDUNK = LuasDVKL
Luas KLMN = Luas STUV + 4 × Luas SLM
c2= (b – a)2 + 4 . ½ . ab
c2= b2 – 2ab + a2 + 2ab
c2= b2 + a2
a2+ b2 = c2

